Hewan Raksasa

Kalajengking Purba

Kalajengking Purba Yang Sempat Menguasai Lautan Di Zaman Paleozoikum

Kalajengking Purba – Di zaman Paleozoikum , sejumlah artropoda mewakili hewan raksasa di Bumi. Salah satunya adalah kalajengking raksasa yang ukuran bisa sebesar tubuh manusia dewasa atau bahkan lebih.

Eurypterida , Kalajengkin Purba Yang Diperkirakan Seukuran Manusia

Kalajengking laut yang memiliki nama ilmiah Eurypterida ini memiliki bentuk yang tidak jauh berbeda dengan kalajengking modern yang sering kita temui saat ini. Hanya saja bentuk tubuh mereka hanya bisa digunakan untuk berenang sehingga membuat mereka hanya dapat hidup di bawah laut.

Kalajengking laut biasanya menggunakan anggota tubuh depannya yang besar dan bersenjatakan cakar untuk meraih mangsa. Mangsa tersebut akan dihancurkan di antara struktur seperti gigi di kaki mereka (disebut duri gnathobasic).

Memang hingga saat ini belum diketahui secara pasti apa yang dimakan oleh kalajengking laut , namun para peneliti memperkirakan eurypterida memakan ikan dan arthropoda yang lebih kecil.

Dilansir dari Science Alert, eurypterid diyakini merupakan nenek moyang kalajengking saat ini, dan mungkin saja juga semua arachnida. Buat yang belum tahu , arachnida adalah situs judi slot online kelas hewan invertebrata Arthropoda dalam subfilum Chelicerata seperti laba laba dan artropoda berkaki delapan lainnya.

kalajengking purba

Selama 27 juta tahun kalajengking laut hidup , mereka telah menjadi pemuncak rantai makanan, berkembang tanpa adanya predator alami. Salah satu jenis dari spesies ini , Jaekelopterus rhenaniae, diperkirakan memiliki panjang lebih dari 2,5 meter. Ia termasuk salah satu predator laut terbesar pada masanya yang pernah ditemukan dalam catatan fosil.

Menurut tim peneliti yang dipimpin Russell D.C Bicknell dari University of New England di Australia, kalajengking purba ini pertama kali diidentifikasi fosilnya pada tahun 1889. Namun mereka masih belum bisa mengungkap alasan spesies ini bisa tumbuh subur di lautan sekitar Gondwana, sebuah superbenua purba yang terbagi hingga menciptakan beberapa benua modern di antaranya Afrika, Amerika Selatan, Australia, Antartika, India, dan Semenanjung Arab.

Eurypterida dari Gondwana ini termasuk ke dalam spesies baru yang belum pernah ditemukan sebelumnya. Oleh karena itu , para peneliti berharap dapat main slot online terlengkap dan mengidentifikasi lebih lanjut kehidupan hewan purba ini.